Mengenang Minerva Motor Indonesia, Sport ramah bagi biker +62

Mengenang Minerva Motor Indonesia

Mengenang Minerva Motor Indonesia, Sport ramah bagi biker +62 –

Psychomotive.net // Haill Brad’s… Flashback ke beberapa tahun silam dimana Biker Indonesia di manjakan hadirnya motor Sport dengan desain dan harga terbaik. Tapi seleksi alam akhirnya hanya bisa membuat kita mengenang Minerva Motor Indonesia.

Mengenang Minerva Motor Indonesia

Minerva Motor Indonesia merupakan Kolaborasi Pabrikan China dan Sachs Jerman sebagai pemberi lisensi Brad’s. Desain yang di usungnya lebih condong ke gaya Italia dengan tampilan Sporty Modern dan Mewah. Kehadirannya sekitar tahun 2007an kalau gak salah, cukup mengguncang pasar motor tanah air. Karena desain dan harga yang di usung cukup menjawab keinginan Biker Indonesia terutama yang berjiwa muda. Motor Sport dengan tampilan yang wah tersebut memang menjadi idaman bagi Biker yang ingin tampil jantan di masa itu. Terutama untuk Genre Sport Fairing masih terbatas pada model Honda CBR150 yang berstatus CBU. Belum ada Yamaha R15, R25 maupun GSX-R150 seperti sekarang ini.

Varian Motor Minerva

Sebagai pendatang baru Minerva bermain di pasar yang memiliki celah sendiri dengan senjata andalannya yaitu Desain dan harga. Pasar yang di garap adalah Sport Fairing, Sport Naked, Trail dan Matic non Konvensional. Minerva 150R merupakan yang cukup sukses dipasaran karena Desain ya 90% mirip plek Honda CBR150R CBU. Sampai VX150 yang merupakan facelift brojol meninggalkan desain Plagiat CBR150R yang imagenya cukup melekat saat itu. Minerva Migelli 250 dengan desain mewah ala Italia juga ikut mendongkrak pamor pabrikan ini di segmen Sport Fairing.

Minerva T200R dan X-Road mengisi segmen Sport Naked bersaing dengan pabrikan Jepang dengan varian yang cukup banyak. Di segmen Matic Minerva GTR150 dan GTR170 bergaya gambot khas Eropa dengan tampilan rangka tralis juga bermain di pasar Indonesia. Madas 125 motor tanpa body untuk pecinta Offroad juga melengkapi varian Minerva di Indonesia. Namun sangat di sayangkan meskipun sempat mencicipi manisnya penjualan motor di Indonesia, pabrikan yang bermarkas di Jonggol ini tutup. Yaps memang tak mudah mempertahankan eksistensi di tanah roda dua Indonesia yang cukup kejam dengan persaingan ketat ini.

Gazgas Gorilla 110 motor mini Clasic yang nyentrik, kenalan yuk dengan sosoknya

Motor Retro Benelli Motobi 152,pesaing Kawasaki W175 harga lebih murah..

Testride KTM Duke 250 terbaru, Ready to Arogan

Kampung batu Manyaran Wonogiri,menikmati keindahan batu raksasa dari ketinggian

Honda GL Max Platina 1984, jadi terjebak di ruang nostalgia

Warna Honda CB150 Verza 2019, makin Macho

Mengenang Suzuki Satria F115 Youngstar, bebek ganteng yang berumur pendek

Akhir Perjalanan Minerva

Yaps sekitar tahun 2013 ke atas Pabrikan Jepang mulai menggarap pasar Sport Fairing dengan di produksi lokal untuk menekan harga jual. Yamaha meluncurkan YZF-R15 dan mendapat sambutan cukup antusias di susul peluncuran Honda CBR150R produksi lokal. Dengan Banderol kisaran Rp 30jutaan serta Brand dan kualitas lebih baik kedua motor ini menggulung pasar Minerva. Menjelang titik darah penghabisan pada 2014 Minerva sempat meluncurkan RX150 sport fairing dengan desain cukup Agresif dan jempolan. Harganya yang di anggap Overprice tak mampu menyelamatkan Minerva yang semakin meredup di ambang kematian.

Memang cukup banyak hal yang berkontribusi pada Kolaps nya Pabrikan dengan jargon Technology Sach German ini. Selain persaingan, kualitas, purna jual dan Durability yang menyebabkan motor ini di tinggalkan konsumen. Karena dengan harga yang terbilang murah tentu membuatnya memiliki banyak kekurangan yang berhubungan dengan Coshdown. Yaps bagaimanapun Minerva pernah memberi warna pada geliat Otomotif roda dua Indonesia. Terlihat Club Minerva bermunculan dan mungkin ada yang bertahan sampai sekarang, walaupun hanya sisa-sisa Nostalgia. RIP Minerva…
Salam Cah Nggunung…
By JeckminatoR☠

Makasih dah mampir brad's... yang mau ninggalin jejak monggo...

%d blogger menyukai ini: